Engagement Rings

Today, when I’ve just finish posting new articles on my blogs, I read interesting information about website that offering various diamonds product. What I am talking about is JamesAllen.com, their web site contain many useful information about diamond jewelry product, such as diamond rings, diamond necklace, engagement rings, etc.On their website, beside Diamond Jewelry, JamesAllen also provides information about Colored Stone Jewelry, Gold Jewelry, Sterling Silver Jewelry and Pearl Jewelry. Even we can design our own jewelry also. Nice isn’t it. For further JamesAllen information, please take a visit to their website at http://www.jamesallen.com

Pharmacy Technician School


Personally, I like visit and read personal and making money online blog, because I can learn from them. I also like reading about self development, motivation articles, job vacancy and career related blogs.Today, when I blog walking to few friends blog, I found an article about working on pharmacy tech company. I read that many peoples are interested to have a job as a pharmacy technician, because they know that pharmacy technician salary are quite higher. To get that kind of job, they should have pharmacy technician training before. There are many places where they can have training on this job. Medical-Career-Training.com is one of those places.

Pandangan dan Pemahaman terhadap Tulisan-tulisan Kiyosaki

Tulisan-tulisan Kiyosaki kalo menurut saya sangat bagus, walaupun tidak
semua yang di tulis itu berdasarkan fakta.
Ini ada artikel bagus yang di buat oleh mas Budi Rachmat yang dia
kirimkan ke salah satu milis.

Berikut ini isi artikel nya, silakan disimak dan dikomentari..

Ini pandangan saya pribadi…. dan pemahaman saya pada tulisan2
Kiyosaki.

Saya tidak mempermasalahkan…
… apakah berstatus pegawai… kuadran E…
… apakah berstatus self employee….. S…
… apakah berstatus bisnis owner…… B…
… apakah berstatus investor………. I…

Fokus saya pada INCOME…., bukan STATUS….

Menurut pemahaman saya… klo income kita hanya berasal dari 1 (SATU)
sumber, dari kuadran manapun, maka kita adalah orang yang paling
beresiko….

Kalo….
… pegawai aja……… beresiko di PHK…….
… self employee aja… beresiko merugi…….
… bisnis-owner aja…. beresiko bangkrut…..
… investor aja…….. beresiko juga ya ga…

Saya “melihat” teori kuadran E,S,B dan I dari Kiyosaki dari 2 sudut,
yaitu..

PERTAMA….
Dilihat dari WAKTU yang diperlukan untuk mendapatkan
income/pendapatan…
… ada yang HARUS, untuk memperoleh income, secara
AKTIF…. tapi…
… ada yang BISA, untuk memperoleh income, secara
PASIF….

Yang AKTIF… artinya pendapatan tersebut berhubungan
dengan waktu yang kita gunakan….
HARUS kerja 8 jam sehari, 5 hari seminggu, 4 minggu sebulan…
(baru) dapet gaji…. ini adalah pendapatan AKTIF…..
yaitu pendapatan dari kuadran E dan S.

Masalahnya kalo dalam sehari… klo dalam 24 jam…
kita HARUS meluangkan waktu sebesar 8 jam untuk mendapatkan
pendapatan/income tsb… trus berapa sisa waktu
yang masih “free” untuk sumber income lainnya…???

Yang PASIF… artinya pendapatan tersebut tidak
berhubungan dengan waktu yang kita gunakan (untuk bisnis tsb)….
atau tanpa meluangkan waktu untuk pekerjaan tsb tapi tetap dapet
pendapatannya….
contohnya pendapatan saya dari Alfamart….
saya tidak perlu meluangkan waktu di bisnis ini…
si master franchise yang akan meluangkan waktu untuk me-”run”
bisnis tsb… ini adalah pendapatan PASIF…..
antara lain pendapatan dari kuadran B dan I.

LALU… walaupun sudah punya PASIF income…
dan punya waktu luang…
saya tetap mengisi waktu luang tersebut….
dengan mencari pendapatan lainnya…
dari kuadran E (klo perlu), S atau dari B (lagi) atau dari I….
karena saya perlu mengisi WAKTU LUANG saya.

Jika anda ingin mengisi waktu luang tersebut dengan
main2 aja… tidur2an aja… ya, silakan aja.

KEDUA….
Dilihat dari sudut “KEAMANAN” pendapatan/income….

Kalo saya sudah punya income/pendapatan PASIF dari
Alfamart… apakah kerjaan saya tiap hari tidur2an aja?…..
ga juga…. karena…

(1) tidak ada yang dapat menjamin bahwa bisnis Alfamart
saya akan pasti selalu untung…. dan…
(2) saya punya target pendapatan yang lebih besar
daripada hanya pendapatan saya dari Alfamart aja…

Sekarang…
… saya sudah punya PASIF income….
… saya punya waktu luang………..

Dengan kondisi ini, pikiran saya menjadi tenang…
… untuk mencari kesempatan2 lainnya………….
… untuk mencari sumber2 income lainnya……….
… untuk menciptakan sumber2 income baru………
jadilah apa yang disebut MULTIPLE SOURCE OF INCOME….

Profile income saya, yaitu dari…
… kuadran E… tidak ada, alias nol…
… kuadran S… 2 sumber income……..
… kuadran B… 2 sumber income……..
… kuadran I… 2 sumber income……..

Klo 1 sumber income “hilang”…. masih ada 5 lagi…
Klo 2 sumber income “hilang”…. masih ada 4 lagi…
Klo 6 sumber income “hilang”…. ????

Bayangkan… kalo sumber incomenya hanya 1….
sangat… sangat beresiko khan….!!!

JADI dengan memiliki multiple source of income….
“keamanan” pendapatan relatif lebih baik daripada hanya punya 1 sumber
income/pendapatan (dari kuadran manapun income itu diperoleh).

Bagaimana saya mengatur waktu saya dengan 6 sumber income tsb…???
Kan yang dari kuadran B dan I adalah Pasif Income…
dimana saya tidak perlu meluangkan waktu saya untuk mendapatkan income
ini.

Jadi….
… be a worker..? good or bad..?
… I don’t care. It’s not important… but please make
sure that you have income…

Semoga bermanfaat.

Salam,
budi_rachmat@yahoo.com

Penghasilan dan Faktor Pendukungnya

Penghasilan dan Faktor Pendukungnya
Oleh: Safir Senduk
Dikutip dari detikcom

Bila pada saat ini Anda bekerja, apakah Anda sering merasa tidak puas
dengan penghasilan yang Anda dapatkan? Padahal, Anda merasa sudah
berbuat banyak di pekerjaan Anda. Pertanyaannya sekarang, layakkah bila
Anda merasa tidak puas?

Dua orang manajer yang bekerja di lain perusahaan tetapi sama
pekerjaannya, bisa saja memiliki penghasilan yang berbeda. Kadang, ini
memicu rasa ketidakpuasan dari manajer yang berpenghasilan lebih kecil.
Akibatnya jelas, mutu pekerjaan mungkin jadi merosot.

Dan jangan lupa, penghasilan yang Anda dapatkan pada dasarnya akan
mempengaruhi Standar Hidup Anda.

Apa sebetulnya hal-hal yang mempengaruhi besar kecilnya penghasilan yang
diterima seseorang? Sebetulnya ada beberapa. Namun demikian, hal
tersebut biasanya berkaitan langsung dengan pendidikan yang pernah
ditempuh, pekerjaan yang dia jalani, berapa umurnya pada saat ini,
berapa besar hartanya, dan bahkan dimana tempat tinggalnya.

Pendidikan

Statistik menunjukkan, orang yang menempuh pendidikan lebih tinggi
cenderung menghasilkan lebih banyak uang daripada mereka yang tidak. Ini
seringkali membutakan, mata masyarakat yang akhirnya cenderung
menganggap bahwa seseorang tidak akan mendapatkan penghasilan tinggi
sebelum mereka menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Ini tentu saja
merupakan mitos yang salah.

Yang benar adalah pendidikan yang tinggi bisa membantu seseorang untuk
mendapatkan penghasilan yang lebih besar, meski hal itu bukan
satu-satunya jaminan. Kita banyak melihat para wiraswastawan yang tidak
lulus pendidikan tinggi bisa mendapatkan penghasilan yang besar. Namun
demikian, kebanyakan dari mereka yang memiliki pendidikan tinggi
biasanya berpenghasilan lebih besar.

Pekerjaan

Penghasilan seseorang juga berkait erat dengan pekerjaan yang dia
lakukan. Disinilah kita mengenal istilah white collar worker dengan blue
collar worker. Pekerja kerah putih (mereka yang lebih banyak menggunakan
pikirannya dalam bekerja) biasanya menghasilkan lebih banyak uang
daripada mereka yang berkerah biru (mereka yang lebih banyak menggunakan
tenaganya).

Umur

Penghasilan seseorang juga berkait erat dengan umurnya. Mereka yang
masih berumur 25 tahun ke bawah cenderung berpenghasilan lebih rendah
daripada mereka yang sudah berumur di atas 25 tahun, bahkan di atas 35
tahun. Semakin tua umur seseorang, biasanya penghasilannya akan menjadi
lebih tinggi. Ini masuk akal mengingat pengalaman seseorang dalam satu
bidang, apabila ditekuni dari tahun ke tahun akan membuat pengalamannya
bertambah, sehingga penghasilannya juga akan semakin bertambah.

Harta

Penghasilan seseorang pada dasarnya didapat dari upah dan juga hasil
investasi. Upah terdiri atas honor dan gaji, yang didapat seseorang
karena jasa atau pekerjaan yang dia lakukan. Tetapi penghasilan yang
kedua, adalah penghasilan yang didapat dari hasil investasi. Misal,
seseorang memiliki harta berupa uang tunai Rp 100 juta. Bila uang ini
diinvestasikan, akan memberikan penghasilan bunga yang rutin setiap
bulannya.

Semakin besar harta yang dia miliki, semakin besar pula penghasilan
bunganya atau hasil investasinya. Begitu juga bila seseorang memiliki
rumah, dia bisa menyewakannya kepada pihak lain, orang tersebut akan
mendapatkan hasil sewa. Jadi, semakin besar harta Anda, Biasanya akan
semakin besar pula penghasilan yang Anda terima. Selanjutnya penghasilan
tersebut bisa Anda gunakan untuk memperbesar harta Anda, yang pada
akhirnya bisa digunakan
untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Begitu seterusnya.

Tempat Tinggal

Tempat tinggal juga berpengaruh pada penghasilan seseorang. Dua orang
manajer yang sama, misalnya, baik umur maupun jenis pekerjaannya, bisa
saja berbeda penghasilannya bila mereka tinggal di dua kota yang
berbeda.

Faktor-faktor Lain

Selain faktor-faktor diatas, ada juga variabel lain yang biasanya
mempengaruhi penghasilan yang didapatkan seseorang seperti
keberuntungan, bakat, kerja keras, koneksi, dan diskriminasi.

Keberuntungan
Berada pada tempat dan waktu yang tepat kadang juga mempengaruhi
penghasilan dari dua orang yang berkemampuan sama. Bisa saja penghasilan
yang Anda dapatkan lebih tinggi bila perusahaan Anda memang sedang
membutuhkan Anda sebagai karyawan. Tetapi, hal yang berbeda bisa terjadi
bila kondisi perekonomian negara sedang jatuh, dan perusahaan Anda
sedang kekurangan order sehingga tidak bisa memberikan gaji tinggi
kepada karyawannya.

Bakat
Pada beberapa profesi, bakat juga berpengaruh besar. Seorang teman saya
yang arsitek mengakui bahwa bakat juga berpengaruh pada profesinya
tersebut, karena bisa jadi mutu kerjanya juga berbeda.

Kerja Keras
Beberapa orang ada yang tidak mau ngoyo dalam bekerja, tapi beberapa
yang lain justru bekerja lebih keras. Mereka berusaha sebaik-baiknya
untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Harapannya jelas, yaitu
mendapatkan kenaikan jabatan dan otomatis mendapatkan kenaikan gaji.
Termasuk yang manakah Anda?

Koneksi
Kadang-kadang, koneksi juga berperan dalam penghasilan seseorang. Bisa
jadi, karena Anda punya koneksi yang bekerja sebagai kepala divisi
SDM/Personalia (yang mengurusi penerimaan pegawai), atau yang bekerja
sebagai kepala divisi keuangan (yang mengurusi pembagian gaji) di sebuah
perusahaan, maka hal itu bisa saja mempengaruhi jumlah penghasilan yang
Anda terima.

Diskriminasi
Diskriminasi sering juga mempengaruhi penghasilan seseorang. Di
Indonesia, diskriminasi ini sering dilakukan terutama berkaitan dengan
masalah jenis kelamin dan SARA. Dua orang yang berkemampuan sama, tetapi
berjenis kelamin berbeda, bisa jadi mempengaruhi besarnya penghasilan.
Begitu juga bila ada dua orang yang berkemampuan sama tetapi berasal
dari dua suku yang berbeda, kadang-kadang juga akan mempengaruhi
penghasilan yang
didapat.

Artikel Penghasilan dan Faktor Pendukungnya ini di ambil dari
http://www.perencanakeuangan.com
Diterbitkan oleh Safir Senduk dan Rekan.

Bukti Cari Duit di Internet lagi

Mau bukti kalo cari duit mudah di internet itu emang bisa? Ada nih, screenshot transfer duit ke PayPal untuk gajian pertama dari Smorty, salah satu program menulis review berbayar..




Ngga banyak sih emang, cuma $54, untuk kerja yang 1 minggu. Ngga 1 minggu kaya kerja kantoran sih, yang jelas cuma bikin 9 artikel 150-an kata, masing-masing nilai nya $6, ngerjain nya santai banget koq, sambil nonton tivi dan makan. Lumayan banget kan…

Kayanya Smorty ini lebih enak daripada SR. Info lengkap nya besok aja yaa, sekarang mo bobo dulu, dah jam 2 pagi nih…

Untuk temen2 yang masih ragu, mungkin ini bisa jadi tambahan bukti bahwa cari duit di Internet itu memang gampang bisa…

My Partners